Artikel Terbaru

ALGORITMA

Definisi
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyeselaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis (logika) merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-

langkah dalam algoritma harus dapat ditentukan bernilai benar atau salah.

Algoritma dalam Kehidupan
Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Namun algoritma juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya resep makanan. Di dalam resep makanan terdapat langkah-langkah yang merupakan algoritma. Selain itu masih banyak contoh algoritma yang lain.

Bahasa Pemrograman
Untuk melaksanakan suatu algoritma diperlukan suatu bahasa pemrograman, contoh bahasa pemrograman adalah : Pascal, C++, Basic, dll. Notasi algoritma dapat diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman apapun, dengan kata lain notasi algoritma bersifat independen.

Langkah-Langkah Pembuatan Program

1.  Mendefinisikan Permasalahan
Yang dimaksud mendefinisikan permasalahan yaitu kita harus mengerti dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan.

2.  Membuat Rumusan untuk Pemecahan Masalah
Setelah kita mengetahui dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya adalah membuat rumusan algoritma untuk memecahkan masalah. Rumusan tersebut dapat disusun dalam bentuk pseudocode ataupun flowchart.

3.  Memilih Algoritma
Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting dalam pemrograman komputer karena pemilihan yang salah akan menyebabkan program memiliki unjuk kerja yang kurang baik.

4.  Menulis Program
Pada langkah ini akan memulai kode program untuk pemecahan masalah. Agar komputer dapat memahami program yang disusun dengan suatu bahasa pemrograman, maka dibutuhkan suatu penerjemah, yaitu interpreter atau compiler

5.  Menguji Program (Testing dan Debuging)
Testing dan debuging mempunyai tujuan yang sama yaitu menghasilkan program yang benar.
Teting adalah proses mengeksekusi program secara intensif untuk menemukan kesalahan.
Debuging adalah sat menemukan kesalahan sampai kesalahan itu diperbaiki sehingga tidak ada kesalahan lagi.

6.  Menulis Dokumentasi
Contoh dokumentasi sederhana adalah dengan menuliskan setiap baris program atau setiap beberapa baris program, dengan ditambahkan komentar yang menjelaskan dari suatu pernyataan.

7.  Merawat Program
Pemelihraan program berarti melakukan koreksi, adaptasi dan melengkapi fasilitas guna mengantisipasi kebutuhan masa depan.

Cara Penulisan Algoritma

1.   Deskriptif
Algoritma bertipe Deskriptif maksudnya adalah algoritma yang ditulis dengan bahasa manusia sehari-hari (misalnya Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris). Setiap Langkahnya ditulis dalam satu kalimat atau lebih. Tidak ada aturan untuk penulisan algoritma bertipe Deskriptif ini. Semua kalimat ditulis dengan sistematis, jelas, terbatas dan berurutan.

Contoh :

Algoritma menghitung luas segitiga

1.      Masukan nilai alas

2.      Masukan nilai tinggi

3.      Hitung menggunakan rumus Luas = Alas * Tinggi / 2

4.      Tampilkan luas segitiga


2.  Flowchart
Flowchart adalah suatu representasi secara diagram yang mengilustrasikan urutan dari operasi yang dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil. Dengan kata lain, flowchart membantu kita untuk mengerti dan melihat bentuk algoritma dengan menampilkan algoritma dalam simbol-simbol gambar.




Dalam menggambar flowchart, digunakan simbol tertentu seperti diatas. Contoh berikut bisa digunakan untuk lebih mengerti perbedaan kegunaan simbol-simbol tersebut. Misal kita ingin mencari jumlah dari 2 buah bilangan, maka flowchart-nya adalah sebagai berikut :



Contoh lain, misalkan kita ingin mengetahui apakah sebuah bilangan ganjil atau genap. Untuk itu kita harus membuat flowchart seperti ini :


 


3.  Pseudocode
Pseudocode adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan tidak memiliki sintak yang baku. Pseudocode lebih umum digunakan oleh programmer yang berpengalaman. Akan tetapi, flowchart lebih mudah dimengerti oleh programmer pemula, pseudocode sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program dibandingkan dengan flowchart. Kita bisa bebas menulis pseudo code selama itu mudah dimengerti bagi orang lain. Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Dan ikuti gaya penulisan pemrograman seperti Pascal, C++, dll. Perhatikan kode dibawah ini :

1.      Mulai

2.      Masukkan sebuah angka

3.      Masukkan sebuah angka dan tampilkan

4.      Ambil angka yang sebelumnya dan tampilkan

5.      Selesai


Walaupun pseudocode diatas masih bisa dimengerti tetapi ada beberapa statemen yang ambigu. Dari baris kedua, kita tidak tahu kemana angka tersebut disimpan dan kita juga tidak tahu angka yang mana yang dimaksud untuk “angka yang sebelumnya”. Apakah angka yang pertama atau yang kedua. Pseudocode diatas dapat dimodifikasi menjadi seperti berikut :

1.      Start

2.      Masukkan A

3.      Masukkan B, Tampilkan B

4.      Tampilkan A

5.      End

Pseudocode diatas lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kita bisa dengan jelas melihat dimana angka disimpan dan angka yang mana yang ditampilkan.













referensi : http://kuliah.imadewira.com/definisi-dan-pengenalan-algoritma/ https://rivalwidyananda.wordpress.com/2012/05/12/langkah-langkah-sistematis-dalam-pembuatan-program/
http://belajaralprog.blogspot.co.id/2011/12/notasi-algoritma-algoritmik-atau.html
PPT Review Algoritma oleh Acihmah Sidauruk, M.Kom


First